SOSIALISASI KAWASAN TANPA ROKOK PADUKUHAN REJOSARI
05 Desember 2017 10:59:36 WIB
KEMADANG (SIDA) – Semua orang berhak dilindungi kesehatannya dari paparan asap rokok orang lain. Tidak ada batas aman bagi paparan asap rokok. Racun yang dikandung asap rokok yang masuk ke dalam tubuh secara kumulatif akan tersimpan dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, salah satu upaya efektif untuk melindungi seluruh masyarakat dari asap rokok orang lain adalah melalui penerapan kawasan tanpa rokok (KTR). Penerapan KTR memungkinkan masyarakat untuk dapat menikmati udara bersih dan sehat serta terhindar dari berbagai risiko yang merugikan kesehatan dan kehidupan.
Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan produk tembakau. Oleh karena itu semua tempat yang telah ditetapkan sebagai KTR harus bebas dari asap rokok, penjualan, produksi, promosi dan sponsor rokok.
Selasa (05/12/2017) Puskesmas Tanjungsari mengadakan kegiatan sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) bertempat di balai Padukuhan Rejosari. Acara sosialisasi tersebut di hadiri oleh warga masyarakat yang berada di Padukuhan Rejosari.
Penerapan KTR secara konsisten diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama terkendalinya faktor risiko penyakit dan kematian yang disebabkan oleh rokok, dan meningkatnya budaya msyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, akan meningkatkan citra (pandangan) yang baik dari masyarakat umum terhadap daerah dan pemerintahnya dengan meningkatnya kedisiplinan, ketertiban dan kepatuhan pada peraturan. Dari aspek lingkungan, penerapan KTR akan berdampak pada meningkatnya kualitas udara, terutama kualitas udara dalam ruang. Dalam bidang ekonomi, akan mampu meningkatkan tingkat ekonomi keluarga karena berkurangnya belanja rokok, terutama pada keluarga miskin. Demikian juga bagi pemerintah setempatnakan mengurangi pengeluaran belanja pemerintah daerah untuk pembiayaan kesehatan dalam penanggulangan penyakit akibat rokok.
“Sosialisasi KTR ini sangat dibutuhkan masyarakat, terkait dengan bahaya-bahaya yang ditimbulkan dan upaya-upaya yang harus dilakukan dalam rangka menciptakan lingkungan yang sehat”. Imbuh Yolan, peserta sosialisasi KTR padukuhan Rejosari.
Komentar atas SOSIALISASI KAWASAN TANPA ROKOK PADUKUHAN REJOSARI
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
-
H.Wasono Bali
Perlu dilestrikan obyek wisata terbaru ini disisi ...baca selengkapnya
14 Mei 2018 16:02:14 WIB -
Forandaka
selamat untuk teman-teman yang terpilih menjadi ka...baca selengkapnya
24 April 2018 13:32:44 WIB -
ngadino
selamat bertugas ,semoga amanah yang tulus dan mem...baca selengkapnya
03 Januari 2018 14:29:01 WIB -
Nurul
Selamat siang pak, saya ingin bertanya untuk data ...baca selengkapnya
29 Desember 2017 10:40:06 WIB -
Iksan
wah saya kalah...baca selengkapnya
28 Desember 2017 21:19:33 WIB -
sak joose semoga amanah yg lulus dan membawa perub...baca selengkapnya
28 Desember 2017 20:00:01 WIB -
Ngadino
ayo maju terus desa kemadang...baca selengkapnya
13 Desember 2017 14:09:35 WIB -
Rustin
Semoga air segera surut, dengan gotong royong semu...baca selengkapnya
28 November 2017 08:26:58 WIB -
Priyanto
Ikut prihatin, semoga diberi kesabaran....baca selengkapnya
23 November 2017 14:42:24 WIB -
Priyanto
Ikut prihatin, semoga diberi kesabaran....baca selengkapnya
23 November 2017 14:42:22 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










