BULAN YANG PENUH BERKAH, UNTUK SALING MEMAAFKAN

//ind 11 Juni 2019 09:19:22 WIB

Setiap manusia di muka bumi ini tidak ada yang sempurna. Mereka pasti memiliki kesalahan yang disengaja maupun tidak. Ketidakcocokan yang terjadi akan membuat makhluk sosial ini menjadi tidak nyaman, mempunyai dendam, bahkan mengganggu pikiran dan hati.

Salah satu hal yang dapat dilakukan manusia adalah dengan memaafkan. Tindakan ini adalah perbuatan kecil, sulit dilakukan, namun bermanfaat sangat besar. Agama Islam mengajarkan kepada umat  untuk menjadi orang yang pemaaf.

Sikap tersebut mencerminkan keluhuran budi dan akhlak yang harus dijunjung tinggi. Banyak sekali hikmah di balik sikap saling memaafkan ini. Perintah agama agar berakhlak pemaaf layaknya Rasulullah ini juga terbukti baik secara medis. Apa saja hikmah lainnya?Berikut ulasannya.

Menurut pakar, dengan memaafkan, manusia akan terbebas dari beban-beban psikologis yang dapat membuat stress, memendam kebencian, hasrat untuk membalas dendam, marah, depresi, dan cemas. Manfaat besar lainnya dari memaafkan salah satunya adalah memperoleh kebahagiaan. Dengan memaafkan, hati dan jiwa menjadi tenang.

Hal-hal negatif yang dahulu menggangu pikiran akan hilang seiring dengan kita melupakan orang atau kejadian tersebut. Kita akan memandang segalanya dari sisi positif dan memikirkan hal-hal yang lebih penting dari daripada itu. Dengan demikian, seseorang akan lebih menikmati hidup.

Allah telah berfirman di dalam Al-Qur’an bahwa, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf : 199). Begitu pula dalam surat Al-Baqarah ayat 263 berbunyi, “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.”

Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan umatnya untuk menjadi orang yang pemaaf. Sebagai Sang pencipta, Allah memiliki sifat al-‘Afuww yaitu Maha Pemaaf, Ia akan memaafkan dosa-dosa kita yang tak terhingga jumlahnya. Maka sebaiknya, kita sebagai manusia untuk mencontoh sifat-sifat Allah.

Agar dapat mudah memaafkan, maka serahkanlah semuanya pada Allah, lupakan kesalahan yang diperbuat orang lain kepada kita dan mengalihkannya kepada pikian-pikran yang positif agar jiwa dan raga menjadi sehat dan tenang. Ubah mindset kita bahwa manusia pasti dapat melakukan kesalahan dalam kehidupannya dan kesalahan adalah bagian dari pembelajaran.

sumber : https://www.infoyunik.com/2016/05/hikmah-luar-biasa-dibalik-saling.html

gambar : Google

 

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • H.Wasono Bali
    Perlu dilestrikan obyek wisata terbaru ini disisi ...baca selengkapnya
    14 Mei 2018 16:02:14 WIB
  • Forandaka
    selamat untuk teman-teman yang terpilih menjadi ka...baca selengkapnya
    24 April 2018 13:32:44 WIB
  • ngadino
    selamat bertugas ,semoga amanah yang tulus dan mem...baca selengkapnya
    03 Januari 2018 14:29:01 WIB
  • Nurul
    Selamat siang pak, saya ingin bertanya untuk data ...baca selengkapnya
    29 Desember 2017 10:40:06 WIB
  • Iksan
    wah saya kalah...baca selengkapnya
    28 Desember 2017 21:19:33 WIB

  • sak joose semoga amanah yg lulus dan membawa perub...baca selengkapnya
    28 Desember 2017 20:00:01 WIB
  • Ngadino
    ayo maju terus desa kemadang...baca selengkapnya
    13 Desember 2017 14:09:35 WIB
  • Rustin
    Semoga air segera surut, dengan gotong royong semu...baca selengkapnya
    28 November 2017 08:26:58 WIB
  • Priyanto
    Ikut prihatin, semoga diberi kesabaran....baca selengkapnya
    23 November 2017 14:42:24 WIB
  • Priyanto
    Ikut prihatin, semoga diberi kesabaran....baca selengkapnya
    23 November 2017 14:42:22 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial